Waktu untuk berdua.
Selaga yang ada maupun tidak ada
Maupun dalam jiwa belenggu cinta
Waktu meraungi selaga yang gemercik
Pemecah ikatan jiwa dalam arsa
Mengganggu kehidupan yang nyata
Berbalik menghentarkan massa
Udara pun sudah tidak dapat di hirup erat-erat
Melainkan tabungan-tabungan
Yang pernah menjadi aset kematian
(A…)
Mengalir di kekeringan
Sang hujan pun melambai dari kejauhan
Jatuhkan butiran-butiran sang lendir
Memanfaat kan waktu untuk berenang
Di telaga yang penuh api
Menembus keheningan dalam hati
Yang tak sanggup diungkapkan
Hati sang pemusnah percikan api
Di masa jalan tak berteman
Oleh kita membutakan
Hati goresan darah.
(A…)

~ oleh angkot2net pada Desember 28, 2007.

Satu Tanggapan to “”

  1. gue suka gaya loe

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.